Posted in Tafsir Fi Zilal

Tafsir Fi Zilal – al-Anbiya’ 105-107

  1. “Bahawasanya bumi ini dipusakai hamba-hambaKu yang soleh.”(al-Anbiya’ : 105)
  • Allah jadikan Adam sebagai khalifah untuk makmurkan, bangunkan, majukan – guna sumber yang ada di bumi untuk capai kesempurnaa yang ditentukan Allah
  • Allah dah bagi manhaj sebagai panduan untuk kita – dibangunkan atas asas iman dan amal soleh
  • Panduan untuk manusia agar manusia tidak jatuh serendah2nya setelah mencapai puncak kemajuan
  • Penguasaan bumi oleh mereka yang zalim, yang gemar berperang atau kafir dll adalah ujian semata2
  • Pewaris hakiki adalah hamba Allah yang soleh yang dapat himpunkan iman dan amal
  • Bila iman dan amal disatukan, barulah hamba Allah yang soleh dapat mewarisi bumi ini
  • Oleh itu, bangunlah dan jalankan tanggungjawab sebagai khalifah di muka bumi
  1. “Sesungguhnya (apa yang disebutkan) dalam (surat) ini, benar-benar menjadi peringatan bagi kaum yang menyembah (Allah).” (al-Anbiya’ : 106)
  • Kaum yang menyembah Allah – hamba itu hatinya khusyuk, taat
  • Allah utuskan rasulNya sebagai rahmat untuk bawa manusia mendapatkan hidayah
  • Manhaj Nabi Muhammad – menghendaki kebahagaian bagi manusia dan bawa kepada kesempurnaan , datang ketika akal manusia telah matang
  • al-Quran jamin kebebasan akal manusia untuk menjamin haknya
  • Sehingga kini al-Quran masih unggul, dan akan selamanya unggul – tidak menekan manusia, tidak mencegaha manusia dari menikmati hasil usahanya
  • Hasilnya : keserasian dan keseimbangan – tidak membataskan potensi / kecenderungan individu – tapi mesti dalam lingkungan dan tidak terbatas syariat
  • al-Quran adalah rahmat yang paling besar untuk umat manusia
    • Pada awal penurunan al-Quran, manusia susah nak terima sebab jurang antara manhaj yang dibawa dan kenytaan hidup – namun manusia mengikut kaedah yang disebutkan dalam manhaj sedikit demi sedikit
    • Islam datang untuk samakan kedudukan manusia
  1. “Dan Tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.”  (al-Anbiya’ : 107)
  • Sesungguhnya manusia pada masa kini sangat perlukan rahmat – elakkan dari terjerumus ke dalam materialistik
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s